Home / Tips

Jumat, 19 Maret 2021 - 05:41 WIB

Mengatasi Perilaku Konsumtif

Ilustrasi. (Foto: Pixabay.com)

Ilustrasi. (Foto: Pixabay.com)

MariketiK.com – Perilaku konsumtif adalah mengonsumsi atau membeli terhadap sesuatu, baik berupa jasa maupun bukan jasa secara berlebihan. Perilaku ini cenderung terus menerus dilakukan tanpa kita sadari. Biasanya ketika sedang memiliki rezeki yang lebih, hingga akhirnya membeli berbagai hal tanpa adanya pertimbangan.

Apakah bisa menghilangkan perilaku konsumstif pada diri kita? Tentu jawabannya sangat bisa. Asal ada motivasi kuat untuk kelaur dari zona konsumtif.

Ada cara mudah untuk tidak berperilaku konsumtif. Pertama, sabar ketika mendapatkan rezeki lebih yang tak terduga ataupun tidak. Sikap ini mencoba untuk menahan kita tidak membeli barang-barang yang sebtulnya tidak terlalu kita butuhkan. Sabar untuk kita bisa memilih mana yang perlu kita beli. Terus tahan hawa nafsu itu.

Baca Juga :  How to Stay Hydrated Like a Pro All Summer

Kedua, pahami tentang keinginan dan kebutuhan. Ini sudah sering kita dengar. Kira-kira apa yang kita beli apakah sautu kebutuhan atau hanya keinginan. Perlu kita pikirkan baik-baik, karena sering orang konsumtif beli yang sesuai keinginan. Padahal tidak terlalu dibutuhkan. Seusai beli pun barangnya tidak banyak digunakan. Hanya sesaat saja. Walau sebelum membeli ada motivasi untuk menggunakannya dengan maksimal. Ingat, perlu kita pikirkan baik-baik sebelum membeli sesautu, kebutuhan atau hanya keinginan belaka?

Baca Juga :  Pentingkah Sebuah Ucapan Terima Kasih?

Jika itu adalah kebutuhan, belilah. Ketika menjadi seuatu kebutuhan, apa yuang kita beli akan lebih berguna. Kita bisa memanfaatkan secara maksimal apa yang kita beli. Misalnya kuota. Di zaman serba online ini kuota menjadi suatu kebutuhan. Pastinya kita akan menggunakannnya untuk kebutuhan belajar, silaturahmi, hiburan, dan lain sebagainya.

Ketiga, sebelum membeli coba kaji ulang tentang mendesak atau tidak mendesak dan penting atau tidak penting. Sebetulnya ini ada di dalam 7 habits Faranklink Covey.

Baca Juga :  Mengenal Blogger.com

Jika serasa itu mendesak dan penting, kita bisa membelinya. Namun, jika tidak terlalu penting dan tidak mendesk, alangkah lebih baiknya menunda dulu. Jangan terbawa hawa nafsu. Tahan dan coba pikirkan lebih matang.

Perilaku konsumtif dapat kita atasi. Itu hanya beberapa cara saja. Setiap orang pasti punya cara sendiri. Setidaknya dengan cara itu menjadi pelengkap bagi Anda semua. (*)

MariketiK.com – Mengetik Tanpa Ragu

Share :